Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Memahami Data dan Jenis-Jenisnya dengan Mudah

Ditulis oleh : Dimas Purbo Wicaksono Fenda Putra, S.E.

Apakah Itu Data dan Jenisnya?

Data adalah kumpulan fakta yang diambil dari berbagai sumber yang valid, kredibel, dan dapat dipercaya. Kumpulan fakta ini berupa informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Agar data dapat dibaca dan dimanfaatkan, data harus diolah terlebih dahulu. Informasi mentah yang dikumpulkan akan diproses sehingga memiliki makna dan dapat digunakan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan.

Data memiliki beberapa jenis yang dapat diklasifikasikan berdasarkan sifat, sumber, dan waktu pengumpulannya.

A,Data Menurut Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, data terbagi menjadi dua jenis:

1.Data Kualitatif

Data yang bersifat deskriptif atau berupa kategori yang diinterpretasikan sesuai dengan objek yang diteliti. Contoh: jenis kelamin (pria dan wanita).

2.Data Kuantitatif

Data yang dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka. Contoh: berat badan 60 kg.

B.Data Menurut Sumbernya

Berdasarkan sumbernya, data terbagi menjadi dua:

1.Data Primer
Data yang diperoleh langsung oleh peneliti dari sumber utama melalui metode seperti observasi, wawancara, atau kuesioner, tanpa melalui pihak lain. Contoh: melakukan wawancara langsung dengan konsumen untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka.

2.Data Sekunder
Data yang diperoleh melalui pihak lain, yang sebelumnya sudah dikumpulkan dan diolah, baik berupa angka maupun informasi dalam bentuk teks atau dokumen. Contoh: data pengangguran dari World Bank, laporan keuangan perusahaan, jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan, dan sebagainya.

C.Data Menurut Waktu Pengumpulannya

Berdasarkan waktu pengumpulannya, data dibagi menjadi dua:

1.Data Cross-Sectional
Data yang dikumpulkan pada satu periode waktu tertentu dan tidak dilakukan secara berkala. Data ini hanya menggambarkan kondisi pada saat pengumpulan data. Contoh: data sensus penduduk tahun 2025.

2.Data Time Series
Data yang dikumpulkan secara berkala dalam periode waktu tertentu, sehingga dapat digunakan untuk melihat perkembangan atau tren dari waktu ke waktu. Contoh: data inflasi yang dirilis Bank Indonesia dari bulan Januari hingga Desember 2025.

Kesimpulan :

A.Berdasarkan sifatnya, data terbagi menjadi dua:

  1. Kualitatif: tidak dapat diukur dengan angka.
  2. Kuantitatif: dapat diukur dengan angka.

B.Berdasarkan sumbernya, data terbagi menjadi dua:

  1. Primer: diperoleh langsung dari sumber utama.
  2. Sekunder: diperoleh dari sumber atau pihak lain.

C.Berdasarkan waktu pengumpulannya, data terbagi menjadi dua:

  1. Time Series: dikumpulkan secara berkala dalam periode waktu tertentu.
  2. Cross-Sectional: dikumpulkan sekali pada satu periode tertentu dan tidak dilakukan secara berkala.

Apakah Data Harus Berdistribusi Normal?

Setelah memahami apa itu data dan jenis-jenisnya, hal lain yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah data harus berdistribusi normal ketika diolah.

Dalam penelitian, khususnya di kalangan mahasiswa, sering kali dosen meminta data yang digunakan harus berdistribusi normal. Namun, benarkah data wajib berdistribusi normal?
Yuk, simak penjelasannya di sini.

Post a Comment for "Memahami Data dan Jenis-Jenisnya dengan Mudah"